Cara main arisan: aturan arisan, buku catatan, dan telat setor

Tugas orang yang memegang uang arisan: aturan yang ditulis sebelum setoran pertama, buku catatan tanpa coretan, dan pengingat yang tidak memancing ribut.

  • Cara main arisan yang rapi bertumpu pada tiga alat di tangan pengurus: aturan tertulis yang ditandatangani semua anggota, buku catatan tempat setiap setoran dicatat di hari yang sama, dan rutinitas yang sama di setiap putaran.
  • Aturan arisan menjawab pertanyaan yang canggung sejak awal: telat setor, denda, anggota yang keluar, tukar giliran, dan apakah pengurus mendapat imbalan.
  • Tangani keterlambatan secara bertahap: pengingat di grup sebelum jatuh tempo, pesan pribadi sehari sesudahnya, lalu merujuk ke aturan, dan kalau perlu, rencana cicilan tertulis.
  • Jangan pernah menghapus apa pun di buku catatan. Perbaiki kesalahan dengan baris baru yang bertanggal.
  • Buku catatan yang jelas dan aturan yang ditandatangani adalah pegangan yang berguna kalau ada perselisihan, tetapi tidak menjamin bagaimana perselisihan itu berakhir.

Cara main arisan: apa yang dibahas di sini, dan apa yang tidak diulang

Dasar cara kerja arisan (semua anggota menyetor jumlah yang sama, satu orang menerima semuanya di setiap putaran), namanya di negara lain, data Bank Dunia, arisan lelang, lending circle yang membangun riwayat kredit, arisan bodong, dan cara menentukan urutan giliran sudah ada di panduan lengkap kami tentang arisan. Panduan ini untuk orang yang memegang uangnya: yang mengumpulkan, mencatat, menagih, dan menyerahkan uang arisan. Posisi ini menuntut kepercayaan, dan orang inilah yang pertama dicurigai kalau angkanya tidak cocok.

Sepanjang panduan, kita ikuti satu contoh: arisan yang dikelola Bu Rina di Bekasi. Sepuluh anggota menyetor Rp500.000 per bulan, jadi uang arisan setiap putaran 10 × Rp500.000 = Rp5.000.000, dan satu siklus berlangsung sepuluh bulan. Urutan giliran dikocok di awal; Rina mengelola arisannya dan mendapat giliran keenam.

Aturan arisan: satu halaman, ditandatangani sebelum setoran pertama

Kebanyakan pertengkaran berawal dari aturan yang tidak pernah ditulis. Apa yang terjadi kalau ada yang telat setor? Kalau penerima bulan ini ingin tukar giliran? Kalau pengurusnya sendiri yang telat? Waktu yang tepat untuk menjawabnya adalah sebelum setoran pertama, selagi semua orang masih bersemangat.

Ini contoh aturan arisan yang bisa kamu sesuaikan. Isi setiap bagian dalam kurung, bacakan di pertemuan pertama, lalu minta setiap anggota menandatanganinya dan bagikan salinannya (atau fotonya) ke semua orang.

ATURAN ARISAN: "[nama arisan]"

1. Anggota dan urutan giliran: [1. nama, 2. nama, 3. nama…],
   ditentukan lewat [kocokan tanggal DD/MM/YYYY / kesepakatan bersama].
2. Iuran: [nominal] per anggota, setiap [minggu / bulan],
   paling lambat [hari] pukul [jam].
3. Uang arisan: [nominal] × [jumlah anggota] = [total], diserahkan ke
   penerima pada [hari], dengan tanda tangan di buku catatan.
4. Cara setor: [tunai saat pertemuan / transfer ke rekening atau dompet digital pengurus].
   Setiap setoran dicatat di hari yang sama, beserta buktinya.
5. Telat setor: diingatkan sehari setelah jatuh tempo. Setelah [3] hari:
   [denda Rp___ ditambahkan ke uang arisan / tanpa denda].
   Uang arisan diserahkan [utuh setelah semua anggota setor /
   sebesar yang sudah masuk, sisanya begitu diterima].
6. Anggota yang masih menunggak tidak menerima uang arisan sampai lunas.
7. Berhenti setelah dapat: anggota tetap wajib membayar sisa iurannya,
   sesuai rencana cicilan tertulis yang ditandatangani.
8. Keluar sebelum dapat: [digantikan anggota baru yang disetujui kelompok /
   iurannya dikembalikan di akhir siklus].
9. Tukar giliran: boleh antara dua anggota, dengan persetujuan tertulis keduanya,
   dan kelompok diberi tahu sebelum jatuh tempo.
10. Pengurus: [nama]. Tugas: mengumpulkan, mencatat, menyerahkan, menagih.
    Imbalan: [tidak ada / Rp___]. Buku catatan terbuka untuk semua anggota.
11. Perselisihan: kami periksa buku catatan bersama. Kalau tidak selesai:
    [orang tepercaya yang dipilih kelompok].

Ditandatangani di [kota] pada [tanggal]: ________________

Dua tips. Buat dendanya kecil: tugasnya membuat aturan itu sungguh berlaku, bukan menghukum orang yang sedang mengalami bulan yang berat. Dan kalau pengurus mendapat imbalan, tulis nominalnya dengan angka. Biaya yang tidak terduga adalah salah satu cara tercepat untuk membubarkan sebuah kelompok.

Buku catatan: satu baris per setoran, tanpa hapus-hapusan

Buku catatan menjawab tiga pertanyaan kapan saja: siapa yang sudah setor, berapa, dan apa buktinya. Di kertas, di spreadsheet, atau di aplikasi, kolomnya sama.

BUKU CATATAN · Arisan Bu Rina · 10 anggota · Rp500.000 per bulan
Uang arisan: Rp5.000.000 · Pengurus: Rina

PUTARAN 3 · jatuh tempo 05/10/2026 · penerima: Dimas
Tanggal     Anggota  Nominal     Cara bayar      Bukti                  Status
01/10/2026  Agus     Rp500.000   dompet digital  screenshot R3-01       lunas
02/10/2026  Sari     Rp500.000   tunai           paraf Sari             lunas
02/10/2026  Dimas    Rp500.000   dompet digital  screenshot R3-03       lunas
03/10/2026  Lina     Rp500.000   transfer bank   bukti transfer R3-04   lunas
03/10/2026  Rina     Rp500.000   tunai           paraf saksi: Lina      lunas
04/10/2026  Putri    Rp500.000   QRIS            screenshot R3-06       lunas
04/10/2026  Hendra   Rp500.000   tunai           paraf Hendra           lunas
05/10/2026  Wati     Rp500.000   dompet digital  screenshot R3-08       lunas
05/10/2026  Yusuf    Rp300.000   dompet digital  screenshot R3-09       kurang Rp200.000
—           Bayu     —           —               —                      belum setor

Koreksi 06/10/2026: baris Sari awalnya tertulis Rp375.000 karena salah
ketik pada 02/10; dikoreksi menjadi Rp500.000. Diperiksa oleh Rina dan Lina.
Serah terima: tanggal [tanggal], Rp5.000.000 dari Rina ke Dimas. Tanda tangan: ______

Kebiasaannya sama pentingnya dengan kolomnya:

  • Catat di hari yang sama, lengkap dengan jamnya kalau setoran masuk mepet di hari jatuh tempo.
  • Satu bukti untuk setiap baris. Untuk transfer bank atau dompet digital, simpan screenshot buktinya dengan nomor yang sama seperti di buku catatan. Untuk setoran tunai, minta penyetor atau saksi membubuhkan paraf.
  • Jangan pernah menghapus. Perbaiki kesalahan dengan baris koreksi bertanggal yang diperiksa dua orang. Angka yang dicoret atau ditimpa justru paling cepat memancing curiga.
  • Kirim rekap ke grup setelah setiap putaran: siapa yang sudah setor, siapa yang masih kurang, siapa yang menerima.

Hari penyerahan uang arisan: rutinitas tiga tahap

Sebelum. Dua hari sebelumnya, satu pesan ke grup: “Pengingat: setoran Rp500.000 paling lambat Senin, tanggal 5. Giliran Dimas bulan ini. Kabari aku kalau sudah transfer, ya.”

Saat penyerahan. Kalau kelompok kalian berkumpul, hitung uang tunai di depan semua orang, oleh dua orang. Sebutkan setiap setoran dengan suara keras sambil mencatatnya. Serahkan uang arisan ke penerima dan minta ia menandatangani buku catatan. Kalau semuanya lewat transfer, lakukan hal yang sama lewat pesan: setiap bukti begitu masuk, lalu bukti transfer ke penerima.

Sesudahnya. Malam itu juga, kirim rekapnya. Saat itu pula kamu mencatat setoran yang masih kurang.

Arisan Bu Rina, putaran 3 dari 10
Agusputaran 1Sariputaran 2Dimasputaran 3Linaputaran 4Yusufputaran 5Rinaputaran 6Putriputaran 7Hendraputaran 8Watiputaran 9Bayuputaran 10uang arisanRp5.000.000
  • menerima di putaran ini
  • sudah setor
  • belum setor
Dimas menerima di putaran ini. Yusuf baru setor Rp300.000 dari Rp500.000 dan Bayu belum setor, jadi penyerahan menunggu, sesuai aturan.

Telat setor: menagih dengan sopan dan tertulis

Telat setor bukan pengkhianatan. Mungkin gajinya telat cair atau ada tagihan mendadak. Caranya: tetap berpegang pada fakta, tulis semuanya, dan bersandar pada aturan, bukan pada suasana hatimu.

KapanLewatContoh kalimat
H+1Pesan pribadi“Halo Bayu, setoran Rp500.000 untuk putaran 3 belum aku catat. Semua baik-baik saja? Kabari ya kapan bisa transfer.”
H+3Pesan pribadi“Sesuai aturan nomor 5, denda keterlambatan berlaku mulai hari ini. Dimas masih menunggu uang arisannya. Bisa kasih tanggal pastinya?”
H+7Telepon, lalu tertulisTawarkan rencana: “Rp250.000 tanggal 12, Rp250.000 tanggal 19.” Catat, lalu minta konfirmasi tertulis.
Setelah ituGrupSampaikan faktanya ke grup tanpa menghakimi, dan jalankan apa yang tertulis di aturan.

H+1

LewatPesan pribadi

Contoh kalimat“Halo Bayu, setoran Rp500.000 untuk putaran 3 belum aku catat. Semua baik-baik saja? Kabari ya kapan bisa transfer.”

H+3

LewatPesan pribadi

Contoh kalimat“Sesuai aturan nomor 5, denda keterlambatan berlaku mulai hari ini. Dimas masih menunggu uang arisannya. Bisa kasih tanggal pastinya?”

H+7

LewatTelepon, lalu tertulis

Contoh kalimatTawarkan rencana: “Rp250.000 tanggal 12, Rp250.000 tanggal 19.” Catat, lalu minta konfirmasi tertulis.

Setelah itu

LewatGrup

Contoh kalimatSampaikan faktanya ke grup tanpa menghakimi, dan jalankan apa yang tertulis di aturan.

Jangan menalangi dengan uangmu sendiri kecuali aturannya memang begitu: kamu akan menjadi pemberi utang bagi seorang anggota tanpa catatan yang jelas. Dan jangan pernah menutupi keterlambatan diam-diam. Kalau belakangan kelompok tahu ada uang arisan yang kurang, pengurus yang akan disalahkan.

Anggota kabur dan gagal bayar: tulis berapa utangnya

Kasus yang sulit adalah anggota yang sudah dapat arisan lalu berhenti menyetor. Dalam contoh kita, kalau Agus (putaran 1) berhenti setelah putaran 4, ia sudah menerima Rp5.000.000 tetapi baru menyetor 4 × Rp500.000 = Rp2.000.000. Ia masih berutang Rp3.000.000, atau enam kali setoran. Catatan yang paling kuat adalah surat pengakuan utang yang bertanggal dan ditandatangani, lengkap dengan rencana cicilan, dan dicatat juga di buku catatan.

Anggota yang keluar sebelum dapat risikonya lebih kecil. Tergantung aturan kalian, anggota baru menggantikan tempat dan nomor gilirannya, atau iurannya dikembalikan di akhir siklus. Apa pun pilihannya, tulis keputusannya dan minta tanda tangan.

Catatanmu kalau terjadi sengketa

Ini bukan nasihat hukum, tetapi beberapa petunjuk menjelaskan kenapa mencatat itu penting. Aturan yang ditandatangani dan buku catatan yang diisi hari demi hari tidak menjamin hasil apa pun, tetapi jauh lebih mudah dijadikan pegangan daripada ingatan satu orang melawan ingatan orang lain.

Usahakan selesai secara kekeluargaan dulu: periksa buku catatan bersama-sama, atau libatkan orang yang dihormati kelompok, misalnya ketua RT. Di Inggris dan Wales, GOV.UK menyebutkan bahwa layanan mediasi bisa lebih cepat dan lebih murah daripada ke pengadilan. Di AS, small claims court biasanya menangani perkara di bawah $10.000 tanpa mewajibkan pengacara, meski batasnya berbeda di tiap negara bagian, menurut National Center for State Courts. Di Indonesia, pengadilan negeri punya jalur gugatan sederhana untuk sengketa bernilai paling banyak Rp500 juta (Peraturan Mahkamah Agung No. 4 Tahun 2019); lembaga bantuan hukum (LBH) setempat bisa membantumu menilai langkah yang tepat.

Mencatat arisan di Binome360

Modul arisan Binome360 menyusun anggota sesuai urutan giliran, menghitung uang arisannya, dan menunjukkan siapa yang menerima di putaran ini dan berikutnya. Kamu mencentang setoran dengan sekali ketuk, atau cukup dengan mengetiknya ke asisten. Ada yang setor setelah uangnya diserahkan? Buka lagi putaran itu dan centang di sana. Pengingat muncul pukul 18.00 di malam sebelum setiap putaran, dan tombol “Share the status” (bagikan status) menyusun pesan siap kirim ke WhatsApp (siapa yang sudah setor, siapa yang belum, siapa yang menerima, putaran berikutnya) untuk ditempel di grup. Anggota tidak perlu memasang aplikasinya.

Coba dengan Binome360
AsistenkuBinome360

Bayu sudah setor Rp500.000 untuk arisan Bu Rina

Siap: Bayu dicentang untuk putaran 3. Yusuf masih harus melunasi setorannya. Dimas menerima Rp5.000.000 di putaran ini, Lina di putaran berikutnya. Simpan?

Arisan Bu Rina · Putaran 39 / 10 sudah setorDimas menerima Rp5.000.000KonfirmasiUbah

Tidak ada yang disimpan sebelum kamu konfirmasi.

Coba Binome360 gratis

Kalau dibuat di asisten bersama, arisannya terlihat oleh anggota yang kamu undang, dan masing-masing bisa menambahkan catatan dari ponselnya sendiri. Pengingat berulang bersama (“setiap tanggal 3: setor arisan”) menggantikan pesan pengingatmu sebelum jatuh tempo. Untuk hal di luar tabel, seperti sisa setoran atau rencana cicilan, memori asisten yang menyimpannya: “Ingat, Yusuf masih kurang Rp200.000 untuk putaran 3.”

Binome360 menyimpan catatannya, tidak lebih: aplikasi ini tidak pernah mengumpulkan atau memindahkan uang. Setoran tetap berpindah tangan secara tunai, lewat transfer bank, QRIS, atau dompet digital.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah anggota benar-benar perlu menandatangani aturannya?

Tidak wajib, tetapi tanda tangan menunjukkan bahwa semua orang sudah membaca dan menerima aturannya. Kalau ada perselisihan, kalian membaca ulang teksnya, bukan membandingkan ingatan. Foto halaman yang sudah ditandatangani lalu bagikan ke grup, supaya semua orang punya salinannya.

Bolehkah uang arisan diserahkan sebelum lengkap?

Boleh, kalau aturan kalian mengizinkan: penerima mendapat yang sudah masuk, dan sisanya menyusul begitu diterima. Catat penyerahan sebagian itu dengan nominal yang tepat dan tanda tangan penerima.

Bagaimana kalau pengurusnya sendiri yang telat setor?

Sama seperti anggota lain: aturan berlaku untuk semua orang. Karena itulah baris setoran milik pengurus di buku catatan sebaiknya diparaf oleh anggota lain.

Bagaimana cara membuktikan bahwa aku sudah setor?

Simpan bukti transfer bank atau bukti bayar dari dompet digital, atau minta tanda tangan di buku catatan untuk setoran tunai. Cek apakah setoranmu muncul di setiap rekap, dan segera beri tahu kalau ada yang terlewat.

Ringkasnya

Menjalankan arisan berarti menjaga janji bersama: aturan yang ditandatangani dan sudah menjawab kasus-kasus sulit sejak awal, buku catatan tempat setiap setoran dicatat di hari yang sama beserta buktinya, dan pengingat yang sopan dan tertulis yang bersandar pada aturan. Langkah pertama: salin contoh aturan arisan di atas, isi, dan minta semua anggota menandatanganinya sebelum setoran berikutnya.

Sumber

Juga tersedia dalam English, Français, Español, Português, Deutsch, Italiano, Türkçe, Bahasa Melayu, Tiếng Việt, ไทย, 日本語, 한국어, 繁體中文, العربية.