Rumusnya
Unit titik impas = biaya tetap ÷ (harga − biaya variabel per unit).
Bagian dalam kurung adalah margin kontribusi: sisa dari setiap penjualan untuk membayar biaya tetap. Dengan biaya tetap bulanan Rp15.000.000, harga Rp250.000, dan biaya Rp100.000 per unit, setiap penjualan menyumbang Rp150.000, jadi kamu butuh 100 penjualan per bulan untuk balik modal. Setiap penjualan setelah itu adalah untung.
Tetap atau variabel?
- Biaya tetap tidak berubah mengikuti penjualan: sewa, asuransi, langganan, software, cicilan pinjaman, dan gaji yang ingin kamu ambil.
- Biaya variabel muncul di setiap penjualan: barang atau bahan, kemasan, biaya kartu atau marketplace, ongkos kirim.
Masukkan gaji yang kamu butuhkan untuk hidup ke dalam biaya tetap. Kalau tidak, “balik modal” berarti bekerja tanpa dibayar.
Gunakan untuk mengambil keputusan
Coba harga yang lebih tinggi, pemasok yang lebih murah, atau sewa yang lebih rendah, lalu lihat titik impasnya bergeser. Jika angkanya jauh di atas penjualan yang realistis bisa kamu capai, ubah rencananya sebelum memulai. Lihat ide usaha kecil dan harga pokok.
Tentang kalkulator ini
Kalkulator ini mengasumsikan satu produk, atau harga dan biaya rata-rata. Apa pun yang kamu ketik tidak keluar dari browser kamu.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu titik impas (BEP)?
Tingkat penjualan saat pendapatan tepat menutup semua biaya: tidak untung, tidak rugi.
Bagaimana jika saya menjual beberapa produk?
Gunakan harga jual rata-rata dan biaya variabel rata-rata, yang ditimbang berdasarkan banyaknya penjualan tiap produk.
Apakah gaji saya sendiri perlu dimasukkan?
Ya, sebagai biaya tetap. Kalau tidak, usahamu bisa balik modal sementara kamu sendiri tidak mendapat apa-apa.